Bannerad

Monday, 22 April 2013

DariNya kita datang, kepadaNya kita kembali


Salam,

Yang hidup pasti akan merasai mati. Itulah lumrahnya. Cuma apa yang membezakan kita ialah waktu dan punca kematian. Usia seseorang itu tidak menentukan masa kematiannya. Baik tua atau muda jika ajal sudah tertulis maka pergilah seorang hamba untuk menghadap Penciptanya.

Yang menjadi persoalannya, sanggupkah kita pergi menghadap Ilahi dengan amalan yang tidak seberapa? Nau'zubillah moga2 kita sendiri akan mendapat tempat bersama orang-orang beriman disana. Amin

Adakah sahabat perasan apabila saat2 menghadapi sakaratul maut kita hanya mampu mengucapkan kalimah “LA ILA HA ILLALLAH” . Saat itu mulut kita tidak mampu untuk bergerak lagi. Allah Maha Penyayang jadi Dia masih memberi kesempatan kepada kita untuk mengucap tanpa perlu menggerakkan bibir sekalipun. Allahuakbar! Itulah nikmat terakhir yang Allah berikan pada kita di dunia.

Orang yang sedang melalui sakaratul maut akan merasai kehausan yang teramat sangat sebab itu kita disarankan untuk menitikkan beberapa titis air di mulutnya bagi menghilangkan dahaga. Ia diibaratkan seperti meneguk beberapa baldi air pun masih tidak cukup untuk menghilang kehausan tersebut.

Bertemu kita disana sahabat, Al-Fatihah.



p/s:Saat ajal menjemput banyak mana bekalan yang mahu dibawa nanti? Tepuk dada, tanya iman.

Wasalam

No comments:

Post a Comment